Produk

Kamis, 28 Februari 2019

PENDIDIKAN KARAKTER


PENDIDIKAN KARAKTER
Yoga Abi Zakaria
NIM. 160131600463
Universitas Negeri Malang


ABSTRAK: Pendidikan karakter merupakan suatu hal yang amat penting bagi kemajuan bangsa karena dengan pendidikan karakter diharapkan generasi penerus akan menjadi generasi yang lebih baik dari generasi selanjutnya, Menurut D.Yahya Khan dalam Asmani (2011:30), Pendidikan karakter mengajarkan kebiasaan cara berpikir dan berperilaku yang membantu individu untuk hidup dan bekerja sama sebagai keluarga, masyarakat dan bangsa, serta membantu orang lain untuk membuat keputusan yang dapat di pertanggungjawabkan. Dengan kata lain, Pendidikan karakter mengajarkan anak didik berpikir cerdas, mengaktivasi otak tengah secara alamiah.  tanpa pendidikan karakter, bangsa kita hanyalah menjadi bangsa yang lemah dan takut terhadap bangsa lain, kalah bersaing dengan negara lain, sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang tetap terbelakang.
Kata Kunci: pendidikan karakter, karakter yang baik, pendidikan karakter di sekolah

BAHASAN
Hakikat Pendidikan Karakter

Karakter merupakan titian ilmu pengetahuan dan keterampilan pengetahuan tanpa kesadaran diri akan menghancurkan. Karakter bukan sekedar penampilan lahiriah, melainkan mengungkapkan secara implisit hal-hal yang tersembunyi. Karakter yang baik mencakup pengertian, kepedulian dan tindakan berdasarkan nilai-nilai etika, serta meliputi aspek kognitif, emosional, dan perilaku dari kehidupan moral.
Menurut D.Yahya Khan dalam Asmani (2011:30), Pendidikan karakter mengajarkan kebiasaan cara berpikir dan berperilaku yang membantu individu untuk hidup dan bekerja sama sebagai keluarga, masyarakat dan bangsa, serta membantu orang lain untuk membuat keputusan yang dapat di pertanggungjawaban. Dengan kata lain, Pendidikan karakter mengajarkan anak didik berpikir cerdas, mengaktivasi otak tengah secara alamiah.
Lebih lanjut, Pendidikan karakter adalah segala sesuatu yang dilakukuan oleh guru untuk mempengaruhi karakter peserta didik. Guru membantu membentuk watak peserta didik dengan cara memberikan keteladanan, cara berbicara atau menyampaikan materai yang baik, toleransi, dan  berbagai hal yang terkait lainnya.


Penetapan Pendidikan Karakter di Sekolah

Dalam pembelajaran dikenal tiga istilah, yaitu pendekatan metode dan teknik pembelajaran. Pendekatan pembelajaran bersifat lebih umum, dan berkaitan dengan seperangkat asumsi berkenaan dengan hakikat pembelajaran. Metode pembelajaran merupakan rencana menyeluruh tentang penyajian materi ajar secara sistematis dan berdasarkan.
            Teknik pembelajaran adalah kegiatan spesifik yang di implementasikan dalam kelas atau laboratorium sesuai dengan pendekatan dan metode lebih dengan demikian dapat ditegaskan bahwa pendekatan lebih aksiomotor, metode bersifat prosedural dan teknik bersifat aperasional (Majid 2005). Meskipun demikian beberapa para ahli dan praktisi seringkali tidak membedakan kettiga istilah tersebut secara tegas. Seringkali mereka menggunakan ketiga istilah tersebut dengan pengertian yang sama.
            Pendidikan konverter yang terpadu dalam pembelajaran merupakan. Pergerakan nilai-nilai, diperalihkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai dan internalisasi nilai terhadap tingkah laku peserta didik sehari-hari.
            Kegiatan pembelajaran bertujuan menjadikan peserta didik menguasai kompetisi yang di targetkan, serta dirancang untuk menjadikan peserta didik mengenal, peduli dan menginternaligasi. Nilai-nilai dalam bentuk perilaku intergrasi pendidikan karakter pada mata pelajaran mengerah pada internalisasi nila-nilai dalam tingkah laku sehari-hari melalui proses pembelajaran dari tahapan perencanaan. Pelaksanaan dan penilaian.
            Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta  didik sesuai dengan kebetulan potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berwenang di sekolah.
            Visi kegiatan ekstrakurikuler adalah berkembangnya potensi, bakat dan minat secara optimal. Selain itu, juga demi tumbuhnya kemandirian dan kebahagiaan peserta didik yang berguna untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat ada dua misi kegiatan yang dapat di pilih oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan potensi, bakat dan minat mereka. Keduanya, menyelenggarakan kegiatan yang memberikan kesempatan kepada peseta didik untuk mengekspresikan diri secara bebas melalui kegiatan mandiri dan atau kelompok.
            Kegiatan ekstrakurikuler selama ini dipandang sebelah mata hanya sebagai pelengkap kegiatan intrakurikuler. Padahal jika kegiatan ekstra ini didesain secara profesional maka akan menjadi wahana efektif dalam melahirkan bakat terbesar dalam diri anak dan tempat aktualisasi terhebat yang akan selalu di tunggu anak setiap saat. Oleh sebab itu ekstrakurikuler jangan hanya didesain biasa-biasa saja, tidak menarik monoton, menjadi beban bagi anak, tidak ada nilai rekreasi dan refresingnya, serta memusingkan kepala dan memberatkan beban anak. Ini yang harus menjadi tantangan bagi kepala sekolah dalam memberdayakan ekstrakurikuler ini secara maksimal efektif dan produktif bagi perkembangan karakter anak.


PENUTUP
Simpulan
Hakikat pendidikan karakter merupakan segala sesuatu yang dilakukan oleh uru untuk memengaruhi karakter peserta didik. Guru membantu membentuk keteladanan, cara berbicara atau menyampaikan materi yang baik, toleransi, dan berbaai hal yang terkait lainnya. Berkaitan dengan penerapan di sekolah dapat dilakukan dengan kegiatan pembelajaran di dalam kelas dan kegiatan ekstrakurikuler. Selain kedua kegiatan tersebut dibutuhkan pula metodologi yang efektif melalui pengajaran, keteladanan menentukan prioritas, praksis prioritas dan refleksi.
Saran
            Berdasarkan simpulan di atas, maka saran/rekomendasi yang diajukan dirumuskan sebagai berikut. Pendidikan karakter harus bisa dijalankan dengan baik, bukan hanya sekedar wacana/slogan yang dirancangkan, tetapi pelaksanaannya dalam pembelajaran memang harus ada.

Daftar Rujukan

Asmani, Ma’amur, Jamai. 2011. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Diva Press.
Ilahi, Takdir, Mohammad. 2014. Gagalnya Pendidikan Karakter. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang Manusia dan Impian

Tentang Manusia dan Impian Manusia pada dasarnya dilahirkan dari impian orang tuanya untuk mempunyai anak, dan  setelah itu dibesarkan...